Edukasi pencegahan penyakit demam berdarah dengue di Desa Carawali Kabupaten Sidra
DOI:
https://doi.org/10.58439/bsn.v1i2.39Keywords:
Edukasi, Demam berdarah dengue, Peningkatan pengetahuan, DBD, PenkesAbstract
Demam berdarah dengue (DBD) saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang ada di Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Selatan trend peningkatan kasus di Kabupaten Sidrap. Kota Sidrap menjadi salah satu kota yang dengan jumlah kasus terbanyak mencapai 316 kasus dengan kasus kematian sebanyak 5 orang setiap tahun. Berdasarkan latar masalah dan tingginya kasus DBD tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat di Desa Carawali Kabupaten Sidrap untuk pencegahan terjadinya DBD dengan melakukan 3M Plus. Metode edukasi yang dilakukan adalah ceramah dengan presentasi yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta pemberian poster edukasi. Sebelum dan sesudah edukasi, peserta diminta untuk mengisi kuesioner pengetahuan dan perilaku terkait DBD. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit DBD setelah dilakukan edukasi yaitu dengan nilai rata-rata postest yaitu 99,7% (sebelum edukasi = 96.7 %) yang masuk dalam kategori pengetahuan baik. Kemudian tingkat perilaku masyarakat mengenai pencegahan penyakit DBD memperoleh nilai rata-rata 92,1% yang termasuk dalam kategori perilaku baik.
References
Candra, A 2019, ‘Asupan Gizi dan Penyakit Demam Berdarah/ Dengue Hemoragic Fever (DHF)’, Jurnal of Nutrition and Health, vol. 7, no. 2, hh. 23-31
Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI. (2019, Juni 13). Upaya Pencegahan DBD dengan 3M Plus. Diambil kembali dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI: https://promkes.kemkes.go.id/upaya- pencegahan-dbd-dengan-3m-plus
Indang, N., Towidjojo, V.D. and Syahriel, M. (2022) ‘HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN ANTI NYAMUK UNTUK MENCEGAH TERJADINYA Demam Berdarah Dengue (DBD) DI BIROBULI SELATAN’, Medica Tadulako : Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 7(1), pp. 45–49.
Karyanti, M. R., & Hadinegoro, S. R. (2016). Perubahan Epidemiologi Demam Berdarah Dengue Di Indonesia. Sari Pediatri, 10(6), 424–432. https://doi.org/10.14238/SP10.6.2009.424-32
Manalu, H.S.P. and Munif, A. (2016) ‘Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Barat’, ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies, 8(2), pp. 69–76.
Notoatmodjo, S. (2003) Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Yogyakarta: Andi Offset.
Salam, I. (2022). ANALISIS DINAMIK KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI SULAWESI SELATAN (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Saragih, I. D., Fahlefi, R., Pohan, D. J., & Hartati, S. R. (2019). Analisis Indikator Masukan Program Pemberantasan Demam Berdarah Dengue Di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 1(01). https://doi.org/10.30829/CONTAGION.V1I01.4821Selni, P. S. M. (2020). Faktor -Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Balita. Jurnal Kebidanan, 9(2), 89–96. https://doi.org/10.35890/jkdh.v9i2.161
Setyaningsih, W., & Setyawan, D. A. (2010). Peningkatan Kemandirian Kader Kesehatan Dalam Melakukan Upaya Pencegahan Penyakit DBD Melalui Pelatihan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Gondang Rejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Surakarta: Jurusan Terapi Wicara Politeknik Kesehatan Surakarta Kementerian Kesehatan RI.
Sinaga, S. and Damanik, C. (2021) ‘UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KONSELING INFORMASI EDUKASI MENGENAI PENYAKIT DEMAN BERDARAH DENGUE PADA ANAK DAN PENERAPAN PHBS UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DBD’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Ners Wiyata, 1(1), pp. 31-40
CNN Indonesia. (2022, Juni 16). Kasus Kematian DBD Capai 432 Orang Sepanjang 2022. Diambil kembali dari CNN Indonesia:
Marini, & Sitorus, H. (2019). Beberapa Tanaman yang Berpotensi Sebagai Repelen di Indonesia. SPIRAKEL, Vol. 11 No.1, 24-33.
Millati, F. F., & Sofian, F. F. (2018). Review Artikel : Kandungan Senyawa Minyak Atsiri Pada Tanaman Pengusir Nyamuk. Farmaka Volume 16 No. 2, 572-580



