Pengaruh penyuluhan mitigasi bencana terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kepala keluarga dalam menghadapi banjir

Authors

  • Maria M Saragi D3 Keperawatan Tapanuli Tengah, Poltekes Medan, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58439/ipk.v1i2.19

Keywords:

Mitigasi bencana, banjir, kepala keluarga, pengetahuan, sikap

Abstract

Bencana alam dapat terjadi secara tiba-tiba maupun melalui proses yang berlangsung secara perlahan. Beberapa jenis bencana seperti gempa bumi, hampir tidak mungkin diperkirakan secara akurat kapan, dimana akan terjadi dan besaran kekuatannya. Tujuan penelitian ini mengetahui Pengaruh penyuluh mitigasi bencana pada masyarakat Terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kepala keluarga dalam menghadapi banjir di Kelurahan Pondok Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional dengan rancangan desain one group pre test post test. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga Desa Pondok Batu sebanyak 294 jiwa dengan sampel sebanyak 74 kepala keluarga. Teknik pengambilan sampelnya adalah total sampling. Pemerolehan data menggunakan wawancara, kuesioner, dan melakukan intervensi kepada sampel yakni berupa penyuluhan dengan metode Tudang Sipulung. Selanjutnya, diamati kembali setiap responden. Data dianalisis dengan uji wilcoxon pada taraf kepercayaan 95% dengan nilai signifikansi p<0,005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik terdapat pengaruh penyuluhan tentang kesiapsiagaan banjir terhadap pengetahuan dan sikap kepala keluarga dalam menghadapi banjir dengan nilai signifikansi p=0,000. Tingkat pengetahuan dan sikap kepala keluarga sebelum diberikan penyuluhan mayoritas dengan kategori kurang yakni sebesar 56,8% dan 54,1%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. 2010. Prosedur penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi.Revisi), Jakarta : Rineka Cipta

BNPB, 2015. Frekuensi kejadian bencana menurut jenisnya di Indonesia; www.bnpb.go.di.

BNPB, Jenis bencana, http://www.bnpb.go.id/page/read/5/definisi-dan-jenis- bencana. Diakses 19 September 2017

BNPB, Defenisi bencana diakses 25 November 2017, www.bnpb.go.id Carter (1991). Penanggulangan bencana banjir:Jakarta.

Efendi, Ferry, Makhfudli.(2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas, Teori dan Praktik Dalam.

Keperawatan. Penerbit Salemba Medika:Jakarta.

Gibson (1998). Pengelolaan Bencana Terpadu : Banjir, Longsor, Kekeringan dan Tsunami.

Yusuf Watampone Press: Jakarta.

LIPI – UNESCO/ISDR. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi & Tsunami. Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jakarta.

Matura (2011). Pedoman nasional manajemen bencana di indonesia. Gama Media: Yogyakarta.

Notoadmodjo, S. (2002). Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Cetakan Pertama, PT Rineka Cipta, Jakarta.

Nursalam, 2013. Metode penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan Praktis edisi 3, Salemba Medik: Jakarta Selatan.

Pabundutika (2005). Promosi Kesehatan Pada Situasi Emergensi. Edisi 2, Jakarta

Sunaryo. (2004). Disaster Manajemen di Negeri Rawan Bencana. Cetakan Pertama, PT Aksara.

Grafika Pratama, Jakarta.

Soewarno (1997). Pedoman penanggulangan bencana banjir. Garmdika:Jakarta. Sugiyono, 2009, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.

Supranto (2008). Bencana Alam di Indonersia. Tim Kajian Likuifaksi dan Sumber Daya Air

Pusat Penelitian (Puslit) Geoteknologi LIPI, Jakarta.

Sumatmadja. (1998). Pengenalan karakteristi bencana dan upaya mitigasi di Indonesia. EdisiII, Bakornas PB:Jakarta

Undang-Undang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan bencana, Jakarta

Downloads

Published

2022-12-12

How to Cite

Saragi, M. M. (2022). Pengaruh penyuluhan mitigasi bencana terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kepala keluarga dalam menghadapi banjir. Informasi Dan Promosi Kesehatan, 1(2), 72–77. https://doi.org/10.58439/ipk.v1i2.19