Pendampingan senam kesegaran jasmani dan pemeriksaan kesehatan di Desa Gajahan RW II, Colomadu, Karanganyar

Authors

  • indri yati universitas sahid surakarta

DOI:

https://doi.org/10.58439/bsn.v2i1.82

Abstract

Angka kejadian penyakit degeneratif selalu meningkat. Sekarang  terjadi pergeseran angka kejadian penyakit degenerative, dimana penyakit yang semula dialami oleh para lansia dengan usia 50 tahun ke atas, namun saat ini penyakit degeneratif sudah bisa ditemukan pada usia 30-40 tahun. Penyakit degeneratif bisa dicegah dengan cara melakukan skrining kesehatan pada usia diatas 30 tahun, skrining yang dilakukan seperti melakukan cek kesehatan secara teratur, menggali riwayat penyakit keluarga. Hasil analisis situasi di Di Desa Gajahan RW II, Colomadu, Karanganyar perlu dilakukan skrining pemeriksaan kesehatan dan dilakukannya pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan senam kesegaran jasmani untuk warga guna meminimalisir resiko terhadap berkembangnya penyakit degeneratif. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan tekanan darah sistolik dan diastolik masuk ke dalam kategri pra hipertensi yaitu 39,19% dan 37,84%, Hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu < 140mg/dL sebanyak 64 orang (86,48%). Hasil pemeriksaan barat badan/IMT mayoritas memiliki kategori obesitas sebanyak 30 orang (40,54%). Pemeriksaan kesehatan tekanan darah, glukosa darah sewaktu dan berat badan/IMT berjalan lancar dan semua peserta kooperatif dalam mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan dan senam kesegaran jasmani.

References

Amila, A., Sembiring, E., & Aryani, N. (2021). Deteksi Dini Dan Pencegahan Penyakit Degeneratif Pada Masyarakat Wilayah Mutiara Home Care. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 4(1), 102-112.

Amir SM, Wungouw H, Pangemanan D. Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Bahu Kota Manado. Jurnal e- Biomedik. 2015;3(1).

Arisman. 2010. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta:Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Berman, A., Snyder, S., &Frandsen, G. (2016). Kozier & Erb’s Fundamental Of Nursing: Concepts, Practice, and Process

Evelyn. C, Pearce. (2013). Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Depkes RI.2012. Pedoman gizi seimbang. Jakarta:Depkes RI

Hallberg, I., Ranerup, A., & Kjellgren, K. (2016). Supporting the selfmanagement of hypertension: Patients' experiences of using a mobile phone-based system. Journal of Human Hypertension, 30(2), 141-146. doi: 10.1038/jhh.2015.37.

Ifadah, E., & Marliana, T. (2019). Pemeriksaan Kesehatan Tekanan Darah Dan Glukosa Darah (DM) Gratis Di Wilayah Kampung Sawah Lebak Wangi Jakarta Selatan. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 3(1), 20-26.

Perkeni, P. B. (2015). Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB Perkeni.

Ramadhani, Q. A. N., Garini, A., Nurhayati, N., & Harianja, S. H. (2019). Perbedaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Menggunakan Serum dan Plasma Edta. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 14(2), 80-84.

Rosta, J. (2011). Hubungan Asupan Energi, Protein, Lemak dengan Status Gizi dan Tekanan Darah Geriatri di Panti Wreda Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Tambayong, Jan. 2010. Patofisiologi untuk Keperawatan. Jakarta : EGC

Siregar, R. A., Amahorseja, A. R., Adriani, A., & Andriana, J. (2020). Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu, kadar asam urat dan kadar cholesterol pada masyarakat di Desa Eretan Wetan Kabupaten Indramayu Periode Februari 2020. Jurnal Comunita Servizio, 2(1), 291-300.

Smeltzer & Bare (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner Suddarth Edisi 8. Jakarta: EGC.

Sudoyo, Aru W, dkk. 2007. Buku Ajar Ilmu penyakit Dalam. Edisi 4, Jilid 1. Jakarta : Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.

Suiraoka, I. P. (2012). Penyakit degeneratif. Yogyakarta: Nuha Medika, 45-51.

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

yati, indri. (2023). Pendampingan senam kesegaran jasmani dan pemeriksaan kesehatan di Desa Gajahan RW II, Colomadu, Karanganyar. Bhakti Sabha Nusantara, 2(1), 54–61. https://doi.org/10.58439/bsn.v2i1.82