Penyuluhan perawatan personal hygiene terhadap kejadian diaper rush pada bayi
DOI:
https://doi.org/10.58439/bsn.v1i2.40Keywords:
Perawatan Personal Hygiene, Diaper Rush, BayiAbstract
Salah satu penyakit kulit yang kerap menimpa kulit bayi adalah diaper rush. Disebut ruam popok karena, gangguan kulit ini timbul di daerah yang tertutup popok. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Perawatan Personal Hygiene terhadap Kejadian Diaper Rush pada bayi di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan penyuluhan pada ibu yang memiliki bayi usia 0 – 12 Bulan dilakukan 2 kali pertemuan yaitu pertemuan pertama memberikan penyuluhan perawatan personal hygiene dan pertemuan berikutnya yaitu tentang evaluasi dari penyuluhan. perawatan personal hygiene di laksanakan secara berkesinambungan serta dilanjutkan secara mandiri oleh ibu dirumah. Sehingga tidak ada kejadian diaper rush pada bayi. Hasil yang di dapatkan setelah dilakukan perawatan peronal hygiene hampir setengah responden memiliki perawatan baik sebanyak 12 (40,0%), hampir setengah responden memiliki perawatan cukup sebanyak 13 (43,3%) dan sebagian kecil memiliki perawatan kurang sebanyak 5 (16,7%). Untuk menguji pengaruh 2 variabel digunakan uji chi square didapatkan nilai signifikasi p value = 0,000 < 0,05 sehingga H1 diterima. Kesimpulan ada Pengaruh Perawatan Personal Hygiene terhadap Kejadian Diaper Rush pada bayi.
References
Faisal, A. 2012. Diaper Rash Referat Besar. https://id.scribd.com/doc/115740585/Diaper-Rash-Referat-Besar. Diakses pada tanggal 06 Desember 2012
Harun, Yahya. 2007. Atlas of Creation; Fourth English Edition of March
Hidayat. Aziz. 2010. Metode Penelitian Kebidanan Teknik Analisis Data. Salemba Medika : Jakarta
Indivara, Nadia. 2010. 200 Tips Ibu Smart Anak Sehat. Jakarta: PT. Suku Buku
InfoPOM. 2013. Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Badan Pom RI; Jakarta Pusat
Kestra. 2012. Jurnal Kesehatan Mitra Lampung. Lampung; Yayasan Mitra Lampung
Latipun. 2010. Psikologi Konseling. Univeritas Muhammadiyah Malang: Malang
Mubarok. Wahit Iqbal. 2011. Promosi Kesehatan untuk Kebidanan. Salemba Medika : Jakarta
Mutya, Selly. 2012. Pengaruh Pemberian VOC (Virgin Coconut Oil) terhadap Penyembuhan Ruam Popok. Jombang: Unipdu
Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta
Nurbaya. Ramba. 2014. Kejadian Iritasi Kulit (Ruam Popok) pada Bayi Usia 0-12 bulan.http://library.stikesnh.ac.id/files/disk1/11/elibrary%20stikes%20nani%20hasanuddin--hardinlara-548-1-12148792-x.pdf. Di akses pada tanggal 1 april 2014
Nursalam. 2011. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2. Salemba Medika : Jakarta
Prabantini, Dwi. 2010. A to Z Makanan Pendamping ASI. Yogyakarta: Penerbit ANDI
Soeroso, S. 2013. Masalah Kesehatan Remaja. http:// www.idai.or.id/ saripediatri/ pdfile/ 3-3-13. Pdf: Diakses tanggal 11 Mei 2013
Supartini, Y. 2010. Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta: EGC
Suranto, Adji. 2010. Jangan Panik Bunda. Jakarta: Penebar Plus+
Suririnah. 2009. Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Sutomo, Anggraini. 2010. Menu Sehat Alami untuk Batita & Balita. Jakarta: Demedia
Warner, Penny. 2010. 365 Kiat Mengasuh Bayi. Jakarta:Arcan
Yuliana, Nita. 2010. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Eksim Popok pada Bayi dengan Motivasi Ibu dalam Pencegahan Eksim Popok. http://lib.umpo.ac.id/gdl/files/disk1/3/jkptumpo-gdl-nitayulian-133-1-abstrak-1.pdf . Di akses pada tanggal 12 maret 2011.



