Peningkatan pengetahuan tentang pengobatan pada penderita tuberkulosis sebagai upayah pencegahan dan pemberantasan TB paru di Puskesmas Silaping Pasaman Barat

Authors

  • Irwadi Universitas Baiturrahmah
  • Yenni Elfira Universitas Baiturrahmah

DOI:

https://doi.org/10.58439/bsn.v1i2.37

Keywords:

Pencegahan, Pengetahuan, Penyakit Tuberkulosis, Pemberantasan

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan sampai tingkat global dengan jumlah kasus yang terus meningkat yang disebabkan kuman Mycobacterium Tuberculosis dan penularan terhadapat orang lain semakin banyak. Hingga sekarang belum ada negara yang terbebas terbukti sebanyak 202 negara atau sekitar 99% dari populasi dunia mempunyai kasus TB. Dan indonesia menduduki peringkat ke tiga. Penyakit ini merupakan penyebab kematian terbanyak di dunia dan diperkirakan terdapat 1,2 juta kematian akibat tuberkulosis setiap tahunnya. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tuberkulosis adalah dengan melakukan upaya pendidikan kesehatan pada masyarakat. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi untuk memberikan pengetahuan pada sasaran. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses, dan evaluasi akhir dengan menggunakan Pre-Test dan Post-Test. Berdasarkan data hasil pengamatan Pre-Test, sebagian besar peserta pelatihan cukup paham akan penyakit TB dengan skor rata-rata 68.40,  tidak ada peserta yang masuk kategori sangat paham dan tidak paham , 24% masuk kategori paham, 76% cukup paham. Dari hasil Post-Test menunjukan adanya peningkatan skor rata-rata peserta penyuluhan menjadi 96.80, tidak terdapat peserta dalam kategori tidak pahan serta katagori cukup paham, 32% masuk kategori paham, dan 68% dapat dikategorikan sangat paham terhadap materi yang diberikan. Simpulan, terdapat peningkatan pengetahuan mengenai upaya pencegahan penyakit tuberkulosis.

References

Departemen Kesehatan RI, 2008. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis Paru 2nd ed., Jakarta.

Dinkes Kesehatan Kota Padang. (2020). Profil Kesehatan Tahun 2019. Retrieved from ppid.padang.go.id website: https://ppid.padang.go.id/uploads/audios/ppidpadang_5f360db28f7bf.pdf

Irwadi, I., Murni, A. W., & Oktarina, E. (2021). Karakteristik dan Perilaku Caregiver Lansia dengan Comorbid dalam Pencegahan Infeksi Covid-19. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(2), 780. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i2.1541

Irwadi, Elfira, Y., & Rahmaddian, T. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Caregiver Lansia Dalam Pencegahan Infeksi Covid-19. Jurnal Kesehatan, 11(3).

Kemenkes, D. P. Laporan Kinerka Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. , Kementerian Kesehatan RI 206(2020).

Maghfiroh L, Antonius NWP, & Ema R. (2017). Pengaruh Pemberian Edukasi Menggunakan Buku Saku Bergambar Dan Berbahasa Madura Terhadap Tingkat Pengetahuan Penderita Dan Pengawas Menelan Obat Tuberkulosis Paru. EJurnal Pustaka Kesehatan, 5(3), 420–424.

Padang.go.id. (2022). Dinkes Padang Terus Lacak Kasus Tuberkulosis. Retrieved from Padang.go.id website: https://www.padang.go.id/dinkes-padang-terus-lacak-kasus-tuberkulosis

Pusdatin.kemkes.go.id. (2018). Tuberkulosis ( TB ). In Kementerian Kesehatan RI (Vol. 1). Retrieved from www.kemenkes.go.id

Sehatnegeriku.kemkes.go.id. (2022). Tahun ini, Kemenkes Rencanakan Skrining TBC Besar-besaran. Retrieved from https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20220322/4239560/tahun-ini-kemenkes-rencanakan-skrining-tbc-besar-besaran.

Stop TB Partnership. (2006). The Stop TB Strategy. Building on and Enhancing to Meet the TB-Related Development Goals.

World Health Organization. (2020). Tuberculosis Reports. In The Lancet (Vol. 188). https://doi.org/10.1016/S0140-6736(00)58733-9

Downloads

Published

2022-12-31

How to Cite

Irwadi, & Elfira , Y. (2022). Peningkatan pengetahuan tentang pengobatan pada penderita tuberkulosis sebagai upayah pencegahan dan pemberantasan TB paru di Puskesmas Silaping Pasaman Barat. Bhakti Sabha Nusantara, 1(2), 39–44. https://doi.org/10.58439/bsn.v1i2.37