Perawatan Berat Bayi Lahir Rendah

Authors

  • ERNA IRAWAN universitas ARS
  • Maidartati Maidartati Universitas ARS
  • mery tania Universitas ARS
  • nurul Iklima Universitas ARS
  • anggi Saputra Universitas ARS
  • umi Khasanah Universitas ARS

DOI:

https://doi.org/10.58439/bsn.v3i2.297

Keywords:

Berat Bayi Lahir Rendah

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) diartikan sebagai bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gr. Berdasarkan studi epidemiologi, BBLR mempunyai resiko kematian 35 kali lebih besar dibandingkan bayi yang lahir dengan berat badan normal. pada tahun 2018, prevalensi BBLR masih cukup tinggi. Prevalensi berat badan lahir rendah (BBLR) diperkirakan 21% dari seluruh kelahiran di dunia dengan batasan 4,5% - 40% dan lebih sering terjadi di negara-negara berkembang, di Asia angka kejadian BBLR yaitu 42,7% Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah dengan cara memberikan pendidikan kesehatan kepada orang tua yang datang ke poliklinik anak. Selain itu peserta penyuluhan diberikan leaflet yang berisi materi tentang BBLR sehingga materi tentang BBLR dapat dibaca kembali ketika sudah pulang.

References

Erni & Kamila, (2017). Buku Ajar Bidan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal. Jakarta: CV Trans Informasi Media

Mahayana, S. A. S. (2015). Faktor Risiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal FK Unand, 4(3), p. 664.

Oktiawati & Julianti, (2017). Teori dan Aplikasi Perawatan Bayi Prematur. Jakarta: CV. Trans Info Media

Sembiring, J. B. (2017). Buku Ajar Neonatus, Bayi, Balita, Prasekolah. Sleman: CV Budi Utama

WHO (2018). Low Birth Weight Policy Brief. Glob Nutr Target. 28:66

Downloads

Published

2024-12-28

How to Cite

IRAWAN, E., Maidartati, M., tania, mery, Iklima, nurul, Saputra, anggi, & Khasanah, umi. (2024). Perawatan Berat Bayi Lahir Rendah . Bhakti Sabha Nusantara, 3(2), 99–104. https://doi.org/10.58439/bsn.v3i2.297

Most read articles by the same author(s)