Pelatihan perawatan luka pasca khitan metode super ring
DOI:
https://doi.org/10.58439/bsn.v1i1.12Keywords:
Perawatan luka, Khitan, metode super ringAbstract
Kerutan-kerutan pada kulup bisa menjadi tempat berkumpulnya kotoran yang mengendap. Bila tidak dibuang kotoran tersebut menyebabkan bau yang tidak sedap bahkan infeksi. Prinsip utama sunat adalah asepsis, sayatan yang adekuat pada lapisan luar dan dalam prepusium, hemostasis, perlindungan terhadap batang penis dan urethra, serta hasil yang enak dilihat secara kosmetik. Ada beberapa teknik sunat yang dikenal saat ini, diantaranya sunat tradisional, konvensional (sayatan), dan modern seperti cauter atau klamp dan super ring. Perawatanpasca khitan merupakan tahapan yang penting untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka pasca khitan, serta perlunya meningkatkan pemahaman keluarga dalam merawat luka pasca khitan sehingga membantu meningkatkan percepatan luka pasca khitan. Peranan dan pengetahuan orangtua dalam tahap perawatan ini diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan karena setelah dikhitan biasanya akan membutuhkan waktu 5-10 hari proses penyembuhan luka pasca khitan.
References
Azizah, F., MAFTHUKHIN, A., & Fajriyah, N. (2015). Gambaran Pengetahuan OrangTua (Ibu) Tentang Perawatan Luka Sirkumsisi Pada Anak Usia Sekolah (6-12Tahun).Jurnal Penelitian Kesehatan,6(1). Diakses dari:http://ejournal.rajekwesi.ac.id/index.php/jurnal-penelitiankesehatan/article/view/82
Darma, I.Y., Zaimy, S., & Idaman, M. (2020). Edukasi tentang perawatan luka khitanan. Jurnal Abdimas Saintika. Volume 2 Nomor 1. Available from: https://jurnal.syedzasaintika.ac.id [cited 17 September 2021]Warees W.M., Anand, S & Rodriguez, A.M. (2021). Circumcision. [Updated 2021 May 14]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/bo oks/NBK535436/. cited 17 September 2021.
Firmansyah, A., Setiawan, H., Suhanda, S., Fitriani, A., & Roslianti, E. (2018). Pendidikan Kesehatan Kepada Keluarga “Perawatan Luka Pasca Khitan Metode Konvensional Yang Optimal. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2). Penyuluhan Kesehatan Perawatan (Budi Priyanto) | 5 Jurnal Pengabdian Serulingmas, e-ISSN: 2808-9251. https://doi.org/https://doi.org/10.35568/ABDIMAS.V1I2.329
Nugroho, A. (2015). Persepsi Orang Tua Tentang Perawatan Pasca Sirkumsisi Pada Anak Laki-Laki Usia Sekolah Di Desa Bulak Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan. http://lib.umpo.ac.id
Prasetyo, B. (2020). Asupan Seng dan Penyembuhan Luka Sirkumsisi. NH (Journal of Nutrition and Health), 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/JNH.6.2.2018.93-98
Saswita, Y. (2016). Hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan sikap terhadap perawatan luka paska sirkumsisi pada anak lakilaki. Universitas Sumatera Utara. https://repositori.usu.ac.id
Seattle Children’s Hospital. (2021). Circumcision problem. Available from: https://www.seattlechildrens.org/ conditions/a-z/circumcisionproblems/ cited 17 September 2021



